Berita Kegiatan

SMK Pertiwi Kuningan Memasukkan Materi Bahaya Narkoba Dalam Program Sekolah

Dibaca: 1 Oleh 03 Mar 2020Desember 23rd, 2020Tidak ada komentar
SMK Pertiwi Kuningan Memasukkan Materi Bahaya Narkoba Dalam Program Sekolah
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

kuningankab.bnn.go.id, Kuningan – Tingginya jumlah penyalahguna narkoba di kalangan pelajar Kuningan yang mencapai 42% dari seluruh total penyalahguna, membuat sivitas akademika SMK Pertiwi was-was. Pihak sekolah khawatir bila kejadian yang tidak diinginkan menimpa siswa-siswi di sekolahnya. Oleh sebab itu dalam rangka mengantisipasi agar tidak ada siswa yang menyalahgunakan narkoba,  SMK Pertiwi Kuningan mengundang penyuluh BNN untuk dapat memberikan sosialisasi bahaya narkoba pada 1500 siswa hari Senin tanggal 2 Maret 2020.

Penyampaian informasi P4GN (Pencegahan  dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba tersebut disampaikan oleh penyuluh narkoba Novy Khusnul Khotimah, S.I.Kom, M.A dan Soni Sutrisno, S.Kom didampingi oleh Lusi Herawati, A.Md. Meskipun diadakan di Lapangan upacara dan terik matahari, namun acara berlangsung hikmat karena  siswa antusias dengan materi yang disampaikan. Menurut Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan Yogi Dwiarianto mengatakan bahwa program penyuluhan ini penting disampaikan kepada para siswa karena mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai satu siswa tapi menularkan pengaruh buruk pada banyak siswa lainnya.

Lebih lanjut Yogi meneruskan program ini merupakan rangkaian pembentukan karakter siswa-siswi yang tidak hanya dibekali dengan kemampuan teknis untuk diterjunkan di dunia kerja, melainkan ketahanan diri untuk menangkal hal buruk termasuk narkoba. Selain sosialisasi P4GN, SMK Pertiwi juga mengundang pihak Polres bagian Lalu Lintas untuk menyosialisasikan keselamatan dalam mengemudi. Mengingat banyak siswa yang sudah berusia 17 tahun dan menggunakan kendaraan bermotor baik berangkat maupun pulang sekolah. Acara seperti rencana akan dimasukkan program rutin tiap bulan oleh pihak sekolah agar menjadi perhatian bagi siswa dan siswi.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel